Rina hidup dalam kehidupan yang sederhana saja, tidak kaya, dan juga tidak miskin.
"Rina, kamu lihat, sisir gak?"tanya bunda .
"enggak, bun,"jawab rina.
"ya udah,anterin bunda ke toko yangada di depan yukk,bunda pengin nyisir, males nyari, lagi!"ajak bunda.
"yukk,lagi pula rina lagi gak ada kerjaan kok"kata rina lalu pergi bersama bunda ke toko yang ada depan.
disana ada berbagai macam sisir, lalu bunda memilih yang sangat murah, dengan harga hanya Rp 3000, murah bukan?
awalnya bunda mengira sisirnya jelek dan mudah rusak tapi......
"wahhhh kok, dengan sisir murahan begini, hasilnya rambut bunda kayak cinderella, bagus, lembut banget!"puji rina.
"wah, iya, nanti kalau sisir ilang, beli yang murah aja biar hasilnya bagus, hehehe" canda bunda,.
aneh!!!!
cita-citaku menjadi penulis
niatku menulis untuk diterbitkan lewat buku KKPK. Tapi komputer di rumahku sering kena virus sehingga tulisanku hilang. Jadi sekarang tulisanku aku simpan aja di blog
Thursday, May 5, 2011
pengikat kecentilan
Alexa,itulah nama panggilan dari seorang anak perempuan yang super tomboi, tiap hari ia bermain dengan teman laki-lakinya Farel,dan Azam, ia tak pernah menyentuh permainan perempuan, dan ia tak pernah pakai rok,tak pernah pakai perhiasan, dan tak pernah dandan.
sore, itu Alexa sedang bermain bersama kedua sahabatnya, mereka balap sepeda dari ujung RT 1 hingga RT 5, wahh...... jauh juga tuh.saat Alexa sedang menggoes sepeda, ada sebuah kulit pisang di depannya ia tak sempat menghindar, akhirnya ia jatuh,
"auch..."kata Alexa sambil mengusap-usap kepalanya yang terasa sakit, di sampingnya ada sebuah gelang hitam, dia agak tertarik lalu mengenakannya, tiba-tiba saja ia merasa ada yang aneh, ia merasa dia kurang cantik dan ingin berdandan agar terlihat lebih cantik,ia juga ingin mengenakan rok, ia juga mulai menyukai warna pink yang dulu ia benci, anehh kan, masa anak yang tadinya tomboi mau mengenakan rok, dandan, terus suka warna pink lagi!
seminggu ia berubah menjadi centil 100%,tentu saja Azam dan Farel bingung dengan sifat sahabatnya itu.
dan sekarang hari minggu, saudara sepupu Alexa,yang bernama mandha akan datang ke rumah Alexa pagi ini, dia itu anak yang tomboi sama kayak Alexa dulu. setelah mandha sampai,
"hai ganteng"sapa Alexa setengah mengejek mandha.
"hai juga, tampan"balasnya.
"eh, xa, pinjam gelang kamu donk!"kata mandha lagi.
"nih,"kata Alexa sambil melempar gelang yang ia temukan itu, Alexa merasa ada yang aneh, dia yang tadinya pakai rok langsung menggantinya dengan celana, dia juga menghapus mak-up nya. setelah mandha memakai gelang itu, ia menjadi centil, Alexa jadi tahu tentang gelang itu, dia menyebutnya 'pengikat kecentilan'
sore, itu Alexa sedang bermain bersama kedua sahabatnya, mereka balap sepeda dari ujung RT 1 hingga RT 5, wahh...... jauh juga tuh.saat Alexa sedang menggoes sepeda, ada sebuah kulit pisang di depannya ia tak sempat menghindar, akhirnya ia jatuh,
"auch..."kata Alexa sambil mengusap-usap kepalanya yang terasa sakit, di sampingnya ada sebuah gelang hitam, dia agak tertarik lalu mengenakannya, tiba-tiba saja ia merasa ada yang aneh, ia merasa dia kurang cantik dan ingin berdandan agar terlihat lebih cantik,ia juga ingin mengenakan rok, ia juga mulai menyukai warna pink yang dulu ia benci, anehh kan, masa anak yang tadinya tomboi mau mengenakan rok, dandan, terus suka warna pink lagi!
seminggu ia berubah menjadi centil 100%,tentu saja Azam dan Farel bingung dengan sifat sahabatnya itu.
dan sekarang hari minggu, saudara sepupu Alexa,yang bernama mandha akan datang ke rumah Alexa pagi ini, dia itu anak yang tomboi sama kayak Alexa dulu. setelah mandha sampai,
"hai ganteng"sapa Alexa setengah mengejek mandha.
"hai juga, tampan"balasnya.
"eh, xa, pinjam gelang kamu donk!"kata mandha lagi.
"nih,"kata Alexa sambil melempar gelang yang ia temukan itu, Alexa merasa ada yang aneh, dia yang tadinya pakai rok langsung menggantinya dengan celana, dia juga menghapus mak-up nya. setelah mandha memakai gelang itu, ia menjadi centil, Alexa jadi tahu tentang gelang itu, dia menyebutnya 'pengikat kecentilan'
Wednesday, May 4, 2011
jam nge-tren
hasna senang sekali hari ini, karna bundanya berjanji membelikannya jam pada hari ini. ia dan bundapun mulai berangkat ke toko jam.disana ia melihat beraneka jenis jam yang lucu dan bagus-bagus, ia memilih jam yang polos, tapi bagus kok.setelah membayar ia pun pulang. dirumah dia segera ganti baju, memakai jam barunya lalu pergi main, disana ada diana, laura,chintya,dan jesika, mereka melihat jam yang menghiasi pergelangan tangan hasna.
"ih jadul deh! jam gituan, ni donk jam aku, jam yanglagi nge-tren"kata chintya.
"iya, lagian jam jadul gituan di pilih, lihat sekelilingmu semua pakai jam yang sama kayak kita-kita."lanjut jesika. hasna segera melihat di sekelilngnya, ternyata benar semua pakai jam yang sama kayak mereka.
"salah pilih deh, kamu" kata diana.
yah salah pilih deh........hehehe
"ih jadul deh! jam gituan, ni donk jam aku, jam yanglagi nge-tren"kata chintya.
"iya, lagian jam jadul gituan di pilih, lihat sekelilingmu semua pakai jam yang sama kayak kita-kita."lanjut jesika. hasna segera melihat di sekelilngnya, ternyata benar semua pakai jam yang sama kayak mereka.
"salah pilih deh, kamu" kata diana.
yah salah pilih deh........hehehe
april mop
hari ini tanggal 31 maret, tiba-tiba saja ide nakal melintas di pikiran sarah, karna besok tanggal 1 april dia akan menjahili sahabatnya indri, lihat aksinya yukk.....
besokpun tiba ia mencipratkan air ke matanya agar ia tampak seperti menangis,
ia pun pergi ke sekolah dengan menggunakan mobilnya. setelah sampai ia berlari menuju kelas, saat ia melewati indri, indri tampak heran tak biasanya sarah menangis.
"sarah, ada apa denganmu?"tanya indri.
"hiks,hiks,hiks, kamu harus janji kamu gak bakal sedih, dokter memvonis hiks hidupku tak akan lama lagi, aku memderita penyakit hiks yang cukup langka"kata sarah, ektingnya bagus.
"inalilahi wa`inalilahi ra`jiun, sarah kumohon jangan tinggalkan aku,kalau ga ada kamu siapa yang mau temenin aku" kata indri mulai serius.
"tapi ini takdir, takdir yang tak dapat di ubah"kata sarah dengan nada serius.
indri meneteskan air mata, dan akhirnya, air mata itu membasahi pipinya.
"APRIL MOP..... AKU BERCANDA"kata sarah.
"ih..... aku udah sampai nangis nih" kata indri.
indri pun mengejar sarah, sambil berkata "nanti ku balas kau" hihihihi..
besokpun tiba ia mencipratkan air ke matanya agar ia tampak seperti menangis,
ia pun pergi ke sekolah dengan menggunakan mobilnya. setelah sampai ia berlari menuju kelas, saat ia melewati indri, indri tampak heran tak biasanya sarah menangis.
"sarah, ada apa denganmu?"tanya indri.
"hiks,hiks,hiks, kamu harus janji kamu gak bakal sedih, dokter memvonis hiks hidupku tak akan lama lagi, aku memderita penyakit hiks yang cukup langka"kata sarah, ektingnya bagus.
"inalilahi wa`inalilahi ra`jiun, sarah kumohon jangan tinggalkan aku,kalau ga ada kamu siapa yang mau temenin aku" kata indri mulai serius.
"tapi ini takdir, takdir yang tak dapat di ubah"kata sarah dengan nada serius.
indri meneteskan air mata, dan akhirnya, air mata itu membasahi pipinya.
"APRIL MOP..... AKU BERCANDA"kata sarah.
"ih..... aku udah sampai nangis nih" kata indri.
indri pun mengejar sarah, sambil berkata "nanti ku balas kau" hihihihi..
Saturday, April 30, 2011
buku pertamaku
sania sudah berumur 13 tahun ia sudah cukup dewasa untuk hidup mandiri. karna itu mama-papa sania memutuskan untuk sania tinggal di kost agar sania bisa mandiri.hari ini adalah hari pertama sania di kamar kost barunya. dia mulai menyusun barang-barang. setelah selesai. dia bingung mau ngapain lagi,akhirnya dia memutuskan untuk mengarang cerita yang akan ia terbitkan. judulnya 'misteri kost' ia mulai menulis naskah novelnya.akhirnya selesaijuga iapun mengirimnya ke mizan untuk di terbitkan. seminggu kemudian ada kiriman ternyata kirimanku sudah diterbitkan.hatiku super duper senang ternyata aku bisa juga jadi penulis.
Sunday, April 10, 2011
lomba balap sepeda
rani belum bisa menaiki sepeda roda dua, padahal dia sudah menduduki bangku kelas empat, mana teman- temannya sudah bisa semua lagi, sungguh memalukan, bukan? ia sudah bertekad untuk bisa menaiki sepeda roda dua.hanya dalam waktu seminngu. ia meraih sepeda kakaknya tanpa izin. lalu membawanya ke lapangan. ia mengucap "bismillah" lalu ia mulai menduduki jok sepeda yang agak tinggi itu. ia mulai menggoes sepeda, tapi ia tidak dapat mengatur keseimbangan. sehingga sepeda itu bergoyang dan...... JATUH deh! terlihat sedikit luka di bagian lutut kanannya. ia meringis kesakitan, namun ia terus berusaha bangkit dan menaiki sepeda lagi.kali ini sama seperti tadi namun kali ini tidak terluka.ia terus berusaha sampai BISA.hari-hari berikutnyapun begitu.
Hari ini dia pergi ke sekolah, di sana dia melihat mading sekolah: akan di adakan lomba balap sepeda besok, ranipun mendaftarkan diri walau dia belum bisa.walaupun begitu tekadnya untuk mengikuti lomba balap sepeda ini sangat kuat.
keesokan harinya, semua peserta sudah berada di lapangan tempat mereka akan berlomba. seluruh peserta sudah mulai menaiki sepeda, mereka menunggu aba-aba.
"satu.......dua.......ti....ga" aba-aba sudah terdengar. seluruh peserta sudah jauh dari garis 'start' kecuali Rani. dia baru bergerak 5cm dari garis start. semangatnya membara dia tak menyerah, terus,terus, dan terus memcoba. sampai akhirnya dia mulai bisa mengatur keseimbangan walau belum maksimal. dia sudah lumayan jauh dari garis start sepertinya Allah menolongnya, tanpa ia sadari ia mulai lancar. ia bersyukur kepada Allah yang telah menolongnya, satu demi satu lawan, sudah dapat ia lewati. sampai akhirnya garis finish sudah di depan mata. ia berhasil menjadi juara ke-10 dari 50 peserta. perjuangannya tidak sia-sia.alhamdulillah gumam rani.
Hari ini dia pergi ke sekolah, di sana dia melihat mading sekolah: akan di adakan lomba balap sepeda besok, ranipun mendaftarkan diri walau dia belum bisa.walaupun begitu tekadnya untuk mengikuti lomba balap sepeda ini sangat kuat.
keesokan harinya, semua peserta sudah berada di lapangan tempat mereka akan berlomba. seluruh peserta sudah mulai menaiki sepeda, mereka menunggu aba-aba.
"satu.......dua.......ti....ga" aba-aba sudah terdengar. seluruh peserta sudah jauh dari garis 'start' kecuali Rani. dia baru bergerak 5cm dari garis start. semangatnya membara dia tak menyerah, terus,terus, dan terus memcoba. sampai akhirnya dia mulai bisa mengatur keseimbangan walau belum maksimal. dia sudah lumayan jauh dari garis start sepertinya Allah menolongnya, tanpa ia sadari ia mulai lancar. ia bersyukur kepada Allah yang telah menolongnya, satu demi satu lawan, sudah dapat ia lewati. sampai akhirnya garis finish sudah di depan mata. ia berhasil menjadi juara ke-10 dari 50 peserta. perjuangannya tidak sia-sia.alhamdulillah gumam rani.
Tuesday, April 5, 2011
hadiah tanpa ulang tahun
namaku adinda aku duduk di kelas 6 sd.hari ini tanggal 23 juni, seperti biasa aku pergi ke sekolah pada pukul 06.30 karna pelajaran dimulai jam 07.00-an. saat aku memasuki kelas, keaadaan begitu gelap lampu di matikan, tidak seperti biasanya, aku jadi bingung, aku mulai memasuki kelas dengan perlahan takut terjadi apa-apa yang tidak aku inginkan.
"KEJUTAN................SELAMAT ULANG TAHUN ADINDA." kata semua anak di kelasku.
aku bingung siapa yang ulang tahun?semua hadiah sudah tersusun rapi di mejaku.
"teman-teman sebenarnya hari ini bukan hari ulang tahunku." kataku datar.
teman teman jadi bingung.
"lalu ulang tahunmu kapan?"tanya mely.
"ulang tahunku 23 juli, bukan juni."kata adinda sambil tertawa kecil.
"berarti kita salah donk" kata Byran.
"hahaha...."semuanya tertawa.
tapi adinda senang dapat hadiah tanpa ulang tahun, hehehe.
"KEJUTAN................SELAMAT ULANG TAHUN ADINDA." kata semua anak di kelasku.
aku bingung siapa yang ulang tahun?semua hadiah sudah tersusun rapi di mejaku.
"teman-teman sebenarnya hari ini bukan hari ulang tahunku." kataku datar.
teman teman jadi bingung.
"lalu ulang tahunmu kapan?"tanya mely.
"ulang tahunku 23 juli, bukan juni."kata adinda sambil tertawa kecil.
"berarti kita salah donk" kata Byran.
"hahaha...."semuanya tertawa.
tapi adinda senang dapat hadiah tanpa ulang tahun, hehehe.
Subscribe to:
Posts (Atom)