niatku menulis untuk diterbitkan lewat buku KKPK. Tapi komputer di rumahku sering kena virus sehingga tulisanku hilang. Jadi sekarang tulisanku aku simpan aja di blog
Friday, March 25, 2011
Membuat Jebakan
Zahra , Nayla, Fatia ,Tasya,dan Sabrina sedang bermain lompat tali. Merekapun bosan dan mulai membicarakan Shinta,Rani, dan Novi. Musuh bebuyutan mereka. “Eh, aku muak dengan kelakuan Shinta dan teman-temannya itu” kata Fatia. “Iya, kita jailin yuk!” kata Sabrina. “Tapi, aku kasihan sama mereka” kata Zahra. “Mereka sering jailin kita, untuk apa kita kasihan.” Kata Nayla.“iya, kita jailin aja!” kata Tasya. “ Tapi, jailin apa?” Tanya Zahra. Mereka berfikir sejenak. ”Oh, bagaimana kalau kita buat lobang?” Usul Sabrina. “Jangan-jangan terlalu menyakitkan.” Kat Zahra. “Tidak terlalu tinggi kok.” Kata Sabrina. “ Emang berapa cm?” tanya Zahra. “Setengah meter aja.” Kata Novi tiba-tiba datang. “iih, ngapain kamu kesini , kamukan sahabatnya Rani dan Shinta.” Kata Sabrina marah-marah. “Kalian jangan salah sangka dong . dulu aku memang salah. Please maafin aku. Soalnya aku udah gak dianggap sahabat sama Rani dan Shinta. Aku malah dibilang musuh. Selama ini aku tersiksa menjadi sahabatnya Rani dan Shinta.” Kata Novi teriak-teriak. “Aku selalu tersiksa di suruh-suruh sama mereka, misalnya pakein sandal kek, beliin sesuatu kek, pokoknya disuruh-suruh dech!! Capek tahu” kata Novi lagi. “lho tapi setiap aku ngeliat, kalian akrab-akrab aja. kamu gak disuruh-suruh tuh”kata Sabrina yang belum percaya kata-kata Novi.“Udah, kita buat aja lubangnya sekarang!” ajak Novi. “Tapi kita buatnya lusa ya…….” Kata Tasya. “memang kenapa kalau sekarang?” tanya Novi. “Aku belum siap,” jawab Tasya. “ya sudah lusa saja” kata Novi. “Eh, aku pulang dulu yaa….” Kata Zahra.
hiks hiks hiks ….” Tangis Clara. “Eh, kamu kenapa Clara?” tanya Zahra. “Aku di jailin sama Shinta dan Rani,”kata Clara."dia memang sudah keterlaluan"pekik zahra.
keesokan harinya mereka mempercepat waktu menjailin.mereka menggali lubang tidak terlalu tinggi dan menutupinya dengan daun-daun kering dan memsang beberapa jebakan tikus. tak lama kemudian datang lah shinta dan rani,rani menginjak jebakan tikus dia menjerit kesakitan dan menginjak kaki shinta, shinta yang kaget langsung panik dan masuk ke lubang dia menarik tangan rani dan dua-duanya terjatuh.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment