Friday, March 25, 2011

Salah Villa



Sebenarnya Zahra, Sarah, dan Fiona akan pergi ke hutan tapi  Fiona tidak diperbolehkan oleh orangtuanya.        “Eh, gimana kalau kita ke taman safari saja. Pasti Fiona boleh,” usul Zahra. “Ke vila milik pamanku saja,” tawar Sarah. “Eh eh eh, siapa sih dia yang memakai topi kuning itu?” tanya Fiona. “Jangan-jangan dia anak baru? kita ajak ke vila pamanmu yuk!” ajak Zahra. Mereka menghampiri anak itu. “Hai, nama kamu siapa? Perkenalkan namaku Sarah, dan ini temanku Zahra dan Fiona,” jelas Sarah. “Perkenalkan aku anak baru dan namaku adalah Safira,” jawab Safira. “Eh  mau ikut ke vila nya pamannya Sarah gak?” kata Zahra menawarkan. “Ya ikut ya…… please,” lanjut Sarah. “Ok, tapi izin dulu sama orangtuaku,” jawab Safira. “Eh, aku juga belum izin,” kata Fiona. “Izin dulu gih,” kata Zahra. “Ok,” kata Fiona dan Safira serempak dan langsung  pergi ke rumah masing-masing. Sambil menunggu Safira dan Fiona izin, Sarah dan Zahra menentukan hari perginya mereka, “eh, gimana kalau besok?” kata Zahra. “boleh,” jawab Sarah. “Hai, aku boleh,” kata safira yang baru datang dari rumahnya. “Tinggal Fiona dong,” kata Zahra. Tak lama kemudian, Fiona pun datang. “Hai Alhamdulillah, aku diizinkan,” kata Fiona. “Jadinya kapan kita berangkat?” tanya Safira. “Oh itu, besok” jawab Zahra. ALLAHUAKBAR-ALLAAHUAKBAR. “Wah, sudah maghrib, ditunggu ya………besok di lapangan ini jam 09.00 pagi,”kata Zahra, dan langsung pulang ke rumah, dan yang lain pun pulang. 


Dirumah Zahra, “mom–mom, baju Zahra yang biru bergambar bintang mana? besok Zahra mau pakai” teriak Zahra. “oh, belum disetrika” jawab mom.” tolong setrikain ya mom. ”kata Zahra. “iya-iya,” kata mom. Karena Zahra kecapean, Zahrapun tertidur pulas. 


Paginya, “wah, aku belum siap-siap, untung masih jam 06.00 pagi, tapi aku harus siap-siap” kata Zahra. Tak lama kemudian, jam 06.30 zahra sudah siap tinggal makan saja, hap-hap Zahra makan dengan lahapnya “aduh-aduh anak mom yang mau ke vila makannya lahap banget” kata mom. “dadah mom dan dad” kata Zahra yang sudah selesai makan “eh, jusnya belum diminum” kata mom. “oh, iya lupa” kata zahra “mau berangkat sekarang?” tanya dad. “iya emang kenapa?” tanya zahra balik nanya “gak, kenapa-kenapa, cuma nanya” jawab dad. “ya udah dah…..”kata zahra “hai zahra lama banget udah jam 09.09” tanya fiona dan sarah. “maaf tadi aku telat” jawab zahra “safira yuk, berangkat” kata zahra lagi “naik mobilku ya….”kata sarah “ya iya lah kan kamu yang tahu dimana vilanya” kata safira “yuk kita berangkat” ajak zahra. 


Di perjalanan. “om…masih jauh” tanya sarah “em…..,gimana ya…..om juga belum pernah ke sana” jawab om Roni sopirnya sarah. “tapi ada petanya kan” kata zahra ketakutan. “nah, itu yang om bingung, nyonya cuma ngasih alamatnya saja” jawab om Roni. “oh mungkin itu vilanya” kata sarah tiba-tiba bicara karena dia melihat sebuah vila kosong yang kelihatan tua. "ya sudah kita coba ke sana aja ke sana." ajak safira. merekapun segera pergi menuju vila tua tadi.
sesampainya disana.
"assalamu'alaikum ada orang." kata sarah yang tak yakin vila itu vila milik pamannya.
tak ada suara yang menyahut.
Duuuuuk.......
pintu vila tertutup, semua mencoba membukanya, 
tak lama kemudian terdengar suara "hi hi hi ....."

2 comments:

  1. Hei. Assalamualaikum...
    Waah cerita bersambung enggak niih..?
    Ini siapa siih yg bikin cerita..?
    Mudah mudahan "cita-citaku menjadi penulis" tercapai yah.
    Good luck
    Wassalam
    +Bibing S+

    ReplyDelete
  2. waalaikumsalam ...
    ini cucunya aki tata.ceritanya gak bersambung.
    amin do`anya,

    ReplyDelete